William Saliba Cedera Punggung, Arsenal Kehilangan Bek Andalan dalam Waktu Lama

Arsenal Umumkan William Saliba Absen ‘Dalam Waktu yang Lama’ Akibat Cedera Punggung

Klub Premier League, Arsenal, mendapat pukulan berat setelah mengkonfirmasi bahwa bek tengah andalan mereka, William Saliba, harus menepi dalam waktu yang lama (extended period) karena cedera punggung. Cedera ini dialami pemain berusia 25 tahun tersebut saat memperkuat Timnas Prancis di Piala Dunia 2022.

Saliba sebelumnya sudah bermain dengan keluhan punggung selama perjalanan Prancis hingga babak semifinal. Meskipun tidak memerlukan operasi, pemain kelahiran 2001 itu diperkirakan akan absen dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Pernyataan Resmi Arsenal soal Cedera Saliba

Dalam keterangan resmi yang dirilis, Arsenal menjelaskan bahwa cedera William Saliba terkonfirmasi setelah serangkaian pemeriksaan spesialis di London. Tim medis memutuskan bahwa operasi tidak diperlukan, namun pemain harus menjalani program rehabilitasi yang ketat.

“Tinjauan spesialis lanjutan setelah Saliba kembali ke London minggu ini mengonfirmasi bahwa ia mengalami cedera punggung yang memerlukan masa pemulihan. Penilaian ekstensif menyimpulkan bahwa operasi tidak direkomendasikan, sehingga William harus memulai program pemulihan yang terkelola,” tulis pernyataan Arsenal.

Manajemen klub menambahkan bahwa rehabilitasi William Saliba akan dimulai segera dengan pengawasan medis berkelanjutan. Ia diperkirakan tidak akan bermain untuk “periode yang panjang” — tanpa menyebutkan durasi pasti.

Perjuangan Saliba di Piala Dunia 2022

Saliba sebelumnya sempat mengakui bahwa ia sudah merasakan nyeri punggung sejak beberapa bulan lalu, namun tetap memaksakan diri tampil. Ia tidak ikut dalam perebutan tempat ketiga melawan Inggris setelah ditarik keluar di menit ke-30 saat semifinal melawan Spanyol.

“Saya sudah memiliki beberapa cedera ringan selama beberapa bulan. Saya bertahan karena ada Liga Champions dan Premier League. Piala Dunia hanya datang setiap empat tahun sekali, jadi Anda harus bertahan,” ujar Saliba seusai pertandingan.

Dampak Cedera Saliba bagi Arsenal

Kehilangan William Saliba menjadi pukulan telak bagi lini belakang Arsenal. Bek asal Prancis itu tampil solid sepanjang musim lalu dan menjadi salah satu pilar utama dalam sistem pertahanan Mikel Arteta. Tanpa Saliba, Arteta harus mencari solusi alternatif di pos bek tengah, terutama mengingat jadwal padat Premier League dan kompetisi Eropa.

Absennya Saliba juga menambah panjang daftar cedera yang dialami pemain Arsenal usai Piala Dunia. Sebelumnya, duet Inggris Bukayo Saka dan Declan Rice juga mengalami masalah cedera selama turnamen, meskipun keduanya cukup fit untuk tampil di laga perebutan tempat ketiga — Rice mencetak gol pertama dan Saka mencetak hat-trick.

Kesimpulan: Arsenal Harus Beradaptasi Tanpa Saliba

Cedera William Saliba menjadi ujian besar bagi kedalaman skuad Arsenal. Klub dan penggemar hanya bisa berharap proses pemulihan berjalan lancar agar sang bek bisa kembali ke performa terbaiknya. Sementara itu, Mikel Arteta perlu segera menyusun strategi untuk menutup celah di lini pertahanan selama masa absen Saliba.

Dengan kondisi yang masih terus dipantau, publik menantikan perkembangan rehabilitasi Saliba. Semoga ia pulih total dan kembali memperkuat The Gunners dalam waktu yang tidak terlalu lama.