Maxence Lacroix resmi bergabung dengan Chelsea dari Crystal Palace pada bursa transfer musim panas ini. Bek asal Prancis itu menjadi rekrutan kelima The Blues sekaligus target utama penguatan lini pertahanan mereka.
Lacroix, yang kini berusia 26 tahun, menandatangani kontrak berdurasi enam tahun bersama tim asuhan Xabi Alonso. Ia mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari klub berjuluk “klub yang indah” tersebut.
“Saya sangat bahagia menjadi bagian dari klub yang indah ini,” ujar Lacroix. “Semua orang tahu legenda Chelsea, tradisi kemenangannya, dan menjadi bagian dari itu adalah momen yang membanggakan. Saya pikir ini langkah terbaik bagi saya karena ini klub terbaik di dunia.”
“Saat berbicara dengan manajer, saya melihat kami memiliki arah dan keinginan yang sama untuk klub ini. Kami ingin menang. Ketika Anda melihat kualitas para pemain di sini dan segala yang ada di sekitar klub, itu adalah sesuatu yang bisa kami raih. Ambisinya adalah mengangkat trofi, dan saya tidak sabar untuk berkontribusi,” tambahnya.
Sebelum bergabung dengan Chelsea, Lacroix berhasil mempersembahkan Piala FA dan Conference League bagi Crystal Palace. Ia juga pernah tampil tiga kali untuk timnas Prancis di Piala Dunia, termasuk dalam laga perebutan medali perunggu yang berakhir dengan kekalahan 6-4 dari Inggris.
Rekrutan Kelima Chelsea di Bursa Transfer Musim Panas
Kedatangan Lacroix melengkapi daftar belanja pemain Chelsea pada musim panas ini. Sebelumnya, The Blues sudah lebih dulu mengamankan sejumlah nama baru untuk memperkuat skuad mereka.
- Morgan Rogers dari Aston Villa — didatangkan dengan rekor klub
- Marco Palestra dari Atalanta
- Emmanuel Emegha dari Strasbourg
- Geovany Quenda dari Sporting Lisbon
Lacroix Jadi Target Utama Pertahanan Chelsea
Manajemen Chelsea menjadikan Maxence Lacroix sebagai prioritas utama di sektor pertahanan pada jendela transfer kali ini. Kehadirannya diharapkan bisa menambah pengalaman di lini belakang yang musim lalu kehilangan banyak pemain kunci akibat cedera.
Perubahan Kebijakan Rekrutan Chelsea
Musim lalu menjadi musim yang mengecewakan bagi Chelsea. Tim asuhan Xabi Alonso itu hanya mampu finis di peringkat ke-10 klasemen akhir. Hasil buruk tersebut membuat pihak klub akhirnya mengakui perlunya perubahan kebijakan rekrutan.
Sebelumnya Chelsea dikenal gencar merekrut pemain muda yang minim
