Berita Premier League pekan ini diwarnai peringatan tegas dari pelatih anyar Liverpool, Andoni Iraola, bahwa meremehkan timnya musim ini adalah sebuah kesalahan besar. Keyakinan itu muncul bukan tanpa alasan, sebab ia menilai kualitas pemain yang ada di skuad Liverpool saat ini masih sangat mumpuni untuk bersaing di papan atas. Iraola juga percaya bahwa jendela transfer yang masih terbuka bisa semakin memperkuat timnya sebelum tenggat akhir bursa.
Peringatan tersebut perlu dibaca dari konteks musim lalu, ketika Liverpool dianggap sebagai favorit utama untuk mempertahankan gelar juara Premier League. Akan tetapi, kenyataan berkata lain; Liverpool justru finis di peringkat kelima dan Arne Slot kehilangan pekerjaannya setelah menjalani musim yang kurang memuaskan. Kemunduran itu, ditambah upaya klub mencari dua pemain sayap baru pada bursa musim panas ini, membuat banyak pihak mulai mempertanyakan potensi Liverpool di musim perdana Iraola di Anfield.
Berita Premier League: Iraola Yakin Skuad Liverpool Layak Diperhitungkan
Meski enggan memasang target spesifik, Iraola menegaskan bahwa kualitas yang ada di dalam skuad Liverpool membuatnya sangat percaya diri menghadapi musim ini. Ia bahkan mengaku bisa merasakan keraguan publik melalui berbagai pertanyaan yang diajukan kepadanya. Menurutnya, para pemain yang sudah bertahun-tahun membela Liverpool kerap luput dari apresiasi karena dianggap biasa saja. Ia juga telah menunjuk Dominik Szoboszlai sebagai salah satu wakil kapten tim.
“Ya, meremehkan tim saya adalah sebuah kesalahan. Saya bisa merasakan itu sedikit dari pertanyaan-pertanyaan yang saya terima. Kami harus menghargai pemain bagus yang ada di gedung ini,” ujar Iraola. Ia menambahkan bahwa pemain yang sudah berada di klub selama tiga, empat, atau lima musim sering kali tidak disadari betapa bagusnya mereka. Sebagai pendatang baru, Iraola mengaku memiliki keuntungan karena bisa menilai banyak pemain yang masih terasa baru baginya.
Iraola juga mengingatkan bahwa bursa transfer belum ditutup dan Liverpool masih punya waktu untuk menambah pemain baru. Klub diketahui sedang memburu beberapa nama, seperti Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain, rekan setimnya Ibrahim Mbaye, serta Yankuba Minteh dari Brighton. Tawaran terbaru Liverpool untuk pemain asal Gambia itu disebut mencapai £60 juta, tetapi masih ditolak oleh Brighton.
Di sisi lain, Iraola mengakui bahwa ada situasi sulit yang harus dihadapi Liverpool, yakni cedera jangka panjang yang menimpa sejumlah pemain kunci. Beberapa pemain berkualitas bahkan harus menjalani operasi besar, dan kehadiran mereka tentu akan membuat skuad jauh lebih kuat. “Kami harus melewati periode ini sampai mereka pulih sepenuhnya. Kami sudah tahu dampaknya sejak awal dan saya harap kami bisa menghadapinya,” jelasnya.
Alexander Isak Dinilai Punya Peran Besar, Curtis Jones Hengkang ke Inter Milan
Salah satu pemain yang dianggap punya ruang peningkatan besar pada musim ini adalah Alexander Isak. Penyerang asal Swedia itu akan mendapat sambutan tidak bersahabat saat kembali ke Newcastle pada Minggu, untuk pertama kalinya sejak kepergiannya yang penuh ketegangan pada musim panas lalu. Iraola menilai musim ini menjadi momen yang sangat penting bagi Isak.
“Ini musim yang besar bagi Alexander. Ia tahu pada akhirnya ada dua hal: yang pertama adalah ketersediaan, dan tanpa ketersediaan kita tidak bisa mendapatkan hal kedua, yaitu level performa. Saya tidak meragukan levelnya,” kata Iraola. Pelatih asal Spanyol itu menyebut Isak sebagai penyerang nomor sembilan yang unik karena mampu menerima bola dengan teknik bersih sekaligus pandai menyerang ruang kosong. Menurutnya, sebagian penyerang hanya menguasai satu gaya bermain, tetapi Isak bisa melakukan keduanya.
Iraola juga mengungkapkan bahwa fokus terbesarnya selama pramusim adalah memperbaiki pressing tim, posisi, dan cara membantu pemain di belakang Isak. Isak dinilai sangat mau belajar dan memahami instruksi yang diberikan sang pelatih. Ia terus menunjukkan perkembangan di setiap laga persahabatan yang dijalani Liverpool.
Kabar transfer lain datang dari lini tengah, di mana Curtis Jones resmi pindah ke Inter Milan. Nilai kesepakatan tersebut mencapai €30 juta plus €5 juta dalam bentuk bonus tambahan, serta klausul penjualan kembali sebesar 10 persen. Kepergian Jones menjadi salah satu perubahan besar di skuad Liverpool pada bursa musim panas ini.
Aston Villa: Emery Akui Watkins Berpeluang Hengkang
Unai Emery mengakui bahwa Aston Villa sedang membayar “konsekuensi” dari kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia tidak menutup kemungkinan Ollie Watkins akan ikut hengkang, meskipun klub telah menolak tawaran terbaru dari Al-Hilal untuk penyerang Timnas Inggris tersebut. Klub asal Arab Saudi itu dikabarkan mengajukan tawaran senilai sekitar £45 juta dan terus berupaya memboyong Watkins, yang sebenarnya sudah ditawari kontrak baru oleh Villa.
Jika Watkins benar-benar pergi, Nicolas Jackson dari Chelsea menjadi target prioritas Villa untuk mengisi lini serang. Jackson pernah bermain di bawah arahan Emery saat keduanya bersama di Villarreal. Emery sendiri mengakui bahwa ada “masalah” yang harus diselesaikan terkait masa depan Watkins, sementara klub juga tengah mencari klub baru bagi Emiliano Martínez, yang untuk musim kedua berturut-turut menginginkan tantangan baru.
Sejumlah pemain inti sudah lebih dulu meninggalkan Villa pada musim panas ini, antara lain Morgan Rogers, Youri Tielemans, Lucas Digne, dan Ezri Konsa. Emery mengaku tidak menyangka akan ada begitu banyak pemain yang pergi. Ia bahkan menyebut bahwa hingga enam pemain yang menjadi starter saat Villa menjuarai Europa League melawan Freiburg pada Mei lalu bisa saja dijual sebelum jendela transfer ditutup.
Untuk menggantikan Martínez, Villa telah mendatangkan kiper asal Jepang, Zion Suzuki, dari Parma. Pada akhir pekan ini, Villa akan bertandang ke Brighton dan berpeluang memberi debut kepada Matteo Ruggeri, Alejandro Garnacho, serta Aaron Wan-Bissaka, yang menyelesaikan kepindahan pinjaman dari West Ham dengan kewajiban bersyarat untuk dipermanenkan. Meski banyak pemain pergi, Emery menegaskan bahwa ia merasa bangga karena semua ini adalah konsekuensi dari performa fantastis tim, dan tantangan untuk terus bersaing di papan atas tetap menjadi targetnya.
Shakhtar Donetsk akan Pakai Stamford Bridge di Liga Champions
Shakhtar Donetsk dikabarkan akan memainkan laga kandang Liga Champions mereka di Stamford Bridge, markas Chelsea. Klub asal Ukraina itu sudah tidak bisa menggunakan Donbas Arena sejak 2014, ketika Rusia menganeksasi wilayah Donetsk. Sejak saat itu, Shakhtar memainkan laga domestik di Kyiv dan Lviv, sementara laga Eropa mereka digelar di Jerman, Slovenia, dan Polandia.
Perpindahan ke Stamford Bridge masih menunggu persetujuan regulasi, tetapi Chelsea berharap bisa menyambut Shakhtar dan para pendukungnya dengan hangat di London barat. Chelsea musim lalu gagal lolos ke kompetisi Eropa, sehingga stadion mereka tersedia. “Shakhtar telah bermain di berbagai negara di Eropa dan kami berharap dapat menyambut mereka di London untuk kampanye Liga Champions tahun ini,” demikian bunyi pernyataan resmi Chelsea.
Shakhtar pun menyambut baik keputusan tersebut. Mereka menyebut bermain di Stamford Bridge sebagai peluang istimewa dan berterima kasih kepada Chelsea atas kesempatan ini. Kedua klub akan bekerja sama dalam beberapa pekan ke depan untuk memastikan hari pertandingan berjalan aman dan lancar bagi tim serta pendukung.
Kabar Lain: Carrick Ingatkan United, Rose Siap Hadapi Manchester City
Michael Carrick memperkirakan laga pembuka Premier League Manchester United melawan Hull City yang baru promosi akan jauh lebih sulit daripada perkiraan banyak orang. Ia menyebut anggapan bahwa United punya awal musim yang mudah sebagai sesuatu yang “cukup konyol”, meskipun laga kedua mereka juga melawan tim promosi lainnya, Ipswich Town. United yang finis ketiga musim lalu tetap menjadi favorit berat untuk mengalahkan Hull, yang akan didukung penuh oleh pendukungnya sendiri.
Carrick menilai tim promosi selalu membawa semangat dan kebaruan yang menjadi tantangan tersendiri. “Itulah indahnya musim baru. Saya pikir untuk tim yang naik kasta, biasanya ada cukup banyak perubahan dalam skuad. Selalu menjadi tantangan saat bermain melawan mereka,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa United sudah mempersiapkan diri secara mental dan fisik untuk menghadapi laga tersebut.
Sementara itu, Marco Rose akan menjalani laga kompetitif pertamanya sebagai pelatih Bournemouth melawan Manchester City pada Minggu. Pelatih asal Jerman itu diperkenalkan pada Mei setelah Andoni Iraola memutuskan meninggalkan Bournemouth. Bournemouth menjadi satu dari sembilan klub Premier League yang berganti pelatih pada musim panas ini.
Rose mengaku sudah tahu apa yang harus diantisipasi dari Manchester City, yang menurutnya memiliki ide dan filosofi yang jelas. Ia menilai City sangat intens saat tanpa bola, menekan tinggi, dan memiliki kualitas luar biasa ketika menguasai bola. “Ini tantangan berat, tapi kami cukup positif. Kami menjalani pramusim yang sangat baik dan saya betah di sini,” pungkasnya.
Kesimpulan: Persaingan Premier League Musim Ini Makin Tak Terduga
Secara keseluruhan, berita Premier League pekan ini diwarnai oleh keyakinan Iraola terhadap kekuatan Liverpool, gelombang kepergian pemain di Aston Villa, hingga keputusan Shakhtar Donetsk memakai Stamford Bridge sebagai kandang sementara di Liga Champions. Jendela transfer yang masih terbuka sekitar sepuluh hari juga menjadi faktor penting yang bisa mengubah komposisi sejumlah tim sebelum bursa ditutup. Para pendukung tentu berharap tim kesayangan mereka bisa membuat keputusan terbaik di sisa waktu yang ada.
Selain itu, laga pembuka musim akan menjadi ujian awal bagi para pelatih baru, termasuk Iraola, Emery, Carrick, dan Rose. Bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan tekanan dan ekspektasi bakal menentukan arah musim mereka ke depan. Satu hal yang pasti, persaingan menuju puncak klasemen musim ini kembali menjanjikan ketegangan hingga pekan-pekan terakhir.
