Setiap musim baru Premier League selalu menghadirkan cerita menarik tentang pemain muda yang berhasil menembus tim utama, dan musim ini diprediksi tidak akan berbeda. Sejumlah bintang muda Premier League siap menunjukkan tajinya di panggung tertinggi sepak bola Inggris, mulai dari bek belia Arsenal hingga gelandang serang Tottenham. Setiap klub memiliki setidaknya satu kandidat yang berpotensi menjadi pembeda, baik karena bakat luar biasa maupun karena situasi tim yang membuka peluang.
Fenomena ini muncul di tengah ketatnya persaingan dan melambungnya biaya transfer yang membuat banyak klub lebih berani memberi menit bermain kepada pemain akademi. Kehadiran pelatih baru di sejumlah klub seperti Liverpool, Crystal Palace, Fulham, dan Newcastle juga mengubah hierarki tim, memberi angin segar bagi talenta muda untuk unjuk gigi. Artikel ini mengulas satu kandidat pemain muda dari masing-masing klub Premier League yang berpotensi menonjol musim ini.
Bek Muda yang Siap Menjaga Lini Pertahanan
Arsenal: Marli Salmon
Jika musim lalu publik Arsenal ramai membicarakan Dowman, kini giliran Marli Salmon yang mencuri perhatian. Bek berusia 16 tahun ini menjadi pemain termuda keempat yang pernah tampil untuk Arsenal setelah masuk sebagai pemain pengganti melawan Club Brugge di Liga Champions pada Desember lalu, tepatnya di usia 16 tahun 102 hari. Sepanjang musim lalu, Salmon tampil empat kali bersama tim utama dan 14 kali bersama tim U-21 di Premier League 2.
Catatan duel Salmon di Premier League 2 juga impresif. Ia memenangi 71,8 persen duel yang diikutinya (56 dari 78), dan hanya dua bek lain yang memiliki tingkat keberhasilan lebih baik di antara pemain bertahan dengan minimal 50 duel. Berposisi sebagai bek kanan atau bek tengah, Salmon telah menandatangani pra-kesepakatan untuk berkomitmen ke klub saat berusia 17 tahun akhir bulan ini, dan bukan tidak mungkin Mikel Arteta akan kembali memberinya kesempatan musim ini.
Bournemouth: Veljko Milosavljevic
Kepergian Marcos Senesi membuka celah di lini tengah pertahanan Bournemouth, dan Veljko Milosavljevic bisa menjadi sosok yang mengisinya. Pemain berusia 19 tahun yang bergabung dari Red Star Belgrade musim panas lalu ini memang baru mencatatkan tujuh penampilan di semua kompetisi. Namun, ia jelas merupakan bek muda yang menjanjikan dan siap mengambil peran lebih besar.
Pada debutnya di Premier League bulan September, Milosavljevic mencatatkan jumlah sapuan terbanyak dibanding pemain Bournemouth lainnya. Ia kemudian menjalani debut penuh bersama timnas Serbia pada Oktober, sebuah perkembangan yang menunjukkan kepercayaan pelatih terhadapnya. Marco Rose mungkin menginginkan bek yang lebih berpengalaman, apalagi mengingat banyaknya bek muda di skuad Bournemouth, tetapi Milosavljevic pasti berharap bisa melangkah lebih jauh musim ini.
Hull City: Charlie Hughes
Hull City mungkin akan kesulitan di Premier League musim ini, tetapi Charlie Hughes bisa menjadi permata tersembunyi. Bek tengah berusia 22 tahun ini menjadi tulang punggung pertahanan Hull musim lalu dengan memulai 36 pertandingan di Championship dan bermain penuh di setiap laga playoff yang mengantar mereka promosi. Ia dikenal memiliki kemauan luar biasa untuk berkorban demi tim.
Musim lalu, Hughes mencatatkan 1,54 blok per 90 menit, terbanyak di antara pemain reguler Championship. Ia juga membuat sapuan terbanyak per 90 menit (7,62) dibanding rekan setimnya yang bermain minimal 1.000 menit. Jika Hull ingin bertahan, performa konsisten Hughes di lini belakang akan menjadi salah satu kunci utamanya.
Leeds United: Jayden Lienou
Di bawah asuhan Daniel Farke, peluang bermain untuk pemain muda Leeds United musim lalu sangat terbatas. Pemain termuda yang tampil untuk Leeds adalah Facundo Buonanotte yang saat itu sudah berusia 21 tahun, dan bahkan ia hanya mendapat peran singkat di paruh kedua musim. Namun, Jayden Lienou mungkin mulai memenangi kepercayaan sang pelatih.
Bek berusia 18 tahun ini memulai hampir semua pertandingan PL2 Leeds musim lalu dan memenangi penguasaan bola 5,4 kali per 90 menit, terbanyak kedua di timnya. Ia satu-satunya pemain tim muda yang tampil di tiga laga pramusim pertama Leeds, dan dipanggil ke skuad senior Wales oleh Craig Bellamy pada Juni lalu. Prestasi ini menunjukkan bahwa Lienou sedang menanjak baik di level klub maupun timnas.
Gelandang Muda Berbakat yang Layak Dipantau
Brentford: Antoni Milambo
Musim debut Antoni Milambo di sepak bola Inggris berjalan sulit. Gelandang yang dibeli dari Feyenoord dengan biaya sekitar 21 juta pound sterling ini harus menepi lama akibat cedera ligamen lutut (ACL) yang dideritanya saat membela timnas pada Oktober. Ia jelas mengalami kemunduran, tetapi kini ia percaya diri bisa menembus skuat asuhan Keith Andrews.
Milambo pernah menjadi pemain termuda Feyenoord pada 2021 saat debut di usia 16 tahun. Namanya melambung pada musim 2024-25 sebagai gelandang box-to-box dengan visi menyerang yang baik dan ancaman nyata di area pertahanan lawan. Tidak ada pemain Eredivisie di bawah usia 21 tahun yang menyaingi catatan 14 kontribusi golnya di semua kompetisi musim itu, dan kini ia bisa menjadi aset dinamis di lini tengah Brentford.
Chelsea: Reggie Watson
Chelsea selalu memiliki deretan pemain muda berbakat, meski banyak yang tenggelam di tengah persaingan ketat. Setelah kehilangan Rio Ngumoha ke Liverpool beberapa tahun lalu, klub tampaknya berupaya lebih keras mempertahankan talenta muda lokal, dan salah satu yang paling mereka incar adalah Reggie Watson. Gelandang bertahan bertubuh tinggi berusia 16 tahun ini punya atribut fisik impresif, tetapi juga tenang dalam menguasai bola.
Watson memiliki kesadaran spasial yang baik dan bermain dengan kepribadian besar untuk seusianya, sehingga tidak heran ia sempat dibandingkan dengan Rodri. Xabi Alonso juga pernah berbicara tentang dirinya yang “sangat terkesan” dengan dampaknya di p
